Tak mampu untuk berkata
Lihatlah dan kau akan paham
Kaupun akan terdiam
Terdiam sama seperti aku teman
Tak mampu untuk membayangkan
Bencana terjadi di bumi pertiwi
Datangnya bertubi-tubi...
Menenggelamkan semua keangkuhan
Tidakkah kau dengar?
Suara rintihan, suara ketakutan, suara kelaparan, dan tangisan kehilangan?
Suara itu menakutkan teman...
Tajam dan melukai dirimu sampai ke hati yang terdalam
Hanya mampu pejamkan mata
Hanya mampu mengusap dada
Dan berdoa untuk negriku tercinta...